Show me!

Monday, March 19, 2012

Resume Perspektif Anak berbakat


Nama    : Sri Hildayati
No Reg : 1335116028


A.   Definisi Anak Berbakat
Menurut Joseph Renzully
      Keberbakatan hakikatnya satu interaksi yang terdiri dari  tiga kelompok ciri-ciri yang menyatu ikatan terdiri dari :
1.      Kemampuan umum  dengan tingkatannya diatas rata-rata
2.      Komitmen yang tinggi terhadap tugas-tugas
3.      Kreativitas yang tinggi
Menurut USOE (United States Office of Education)
     anak-anak yang dapat membuktikan kemampuan berprestasinya yang tinggi dalam bidang-bidang seperti intelektual, kreatif, artistik, kapasitas kepemimpinan atau akademik spesifik, dan mereka yang membutuhkan pelayanan atau aktivitas yang tidak sama dengan yang disediakan di sekolah sehubungan dengan penemuan kemampuan-kemampuannya.
Menurut Terman
è Anak berbakat IQ diatas 140,dia hanya melihat dari satu dimensi saja tidak melihat lagi dari kreativitas hanya satu dimensi IQ saja.

Menurut Utami Munandar
è Memiliki potensi tertentu
Anak berbakat umumnya memiliki IQ diatas rata-rata minimal 130

Tes Kreativitas
Adalah tes untuk menguji sejauh mana kreativitas seseorang
Menurut Seminar Nasional Pengembangan PLB (15-17 Sep 1980) AB Adalah : mereka yang oleh orang-orang profesional diidentifikasi sebaagai anak yang mampu mencapai prestasi yang tinggi karena mempunyai kemampuan yang unggul anak tsb memerlukan program pendidikan yang berdiferensiasi dan atau pelayanan di luarr jangkauan program sekolah biasa agar dapat mereliasisasikan sumbangan mereka terhadap masyarakat maupun pengembangan diri sendiri

B.   Perlunya Pelayanan Pendidikan Khusus bagi Anak Berbakat
·         Anak Berbakat dapat dirangsang oleh lingkungan untuk kemampuan bawaan dan prosesnya
·         Pendidikan sekolah hendaknya dapat memberikan kesempatan pendidikan yang sama kepada semua anak untuk mengembangkan potensinya
·         Jika Anak berbakat dihambat dalam perkembangannya mungkin mereka akan menjadi Underachiever ( Berprestasi yang rendah)
Gagasan anak & remaja berbakat berbeda-beda dari teman-temannya sehingga merasa beda atau terisolir dan kadangkala akan membuat sesuatu hal yang underachiever atau melakukan hal-hal yang biasa dilakukan teman-teman sebayanya untuk membuktikan bahwa dia juga seorang anak/remaja yang bisa melakukan hal-hal yang biasa dilakukan teman-teman seusianya.

Ex : Seorang anak berbakat menyengajakan dirinya untuk mendapatkan nilai yang jelek dalam suatu pelajaran tertentu di sekolahnya karena rata-rata temannya mempunyai nilai yang seperti itu. Dia melakukan hal itu supaya tidak kelihatan berbeda dari teman-temannya.
Atau seorang anak berbakat yang menjadi pemalas karena timbul rasa yang tidak menyenangkan atau tidak adnya motivasi dalam diri anak tersebut untuk belajar karena tidak merasa adanya tantangan dan kompetisi dalam pelajaran tersebut.
Beberapa penelitian lebih dari separuh anak berbakat hampir underachiever bahkan berprestasi jauh dibawah kemampuan yang dia miliki,karena pelayanan yang tidak sesuai. Jika dilayani sesuai , mereka akan berkembang dengan baik dan dapat memberikan sumbangan yang bermakna kepada masyarkat.
·      Kebutuhan Anak berbakat dipertimbangkan dan program untuk memenuhi kebutuhan pendidikan mereka sejak awal maka Anak berbakat akan menunjukkan peningkatan yang nyata dalam prestasi sehingga tumbuh rasa kompetensi dan rasa harga diri
·      Dengan diadakannya program khusus Anak berbakat belajar untuk bekerja lebih efisien , mengembangkan keterampilan memecahkan masalah dengan baik, mampu melihat solusi dari berbagia sudut dengan pandangannya yang baik, sehingga dapat menggunakan latar belakang nya untuk belajar tanpa batas.
Perlunya penyesuaian kurikulum untuk anak tersebut dan gurunya pun harus bisa menyesuaikan keadaan dengan anak tersebut.


C. Penggunaan Istilah Anak Berbakat

·         IQ àKlasifikasi menurut ranking :

Rentang IQ :
·         110 – 125 à Superior
·         125 – 140 à Gifted
·         140 – 200 à Genius
·      Supernormal à yang memiliki IQ antara 110 – 200
                             Sebutan bagi anak yang tergolong memiliki kecerdasan yang tinggi

IQ menurut William Stern
     àIndeks derajat intelegency seseorang

IQ menurut Jame Page
            àukuran kecerdasan seseorang yang diperoleh dibagi umur mental (MA) / umur kronologis individu (CA)
            IQ menunjukan kecerdasan pada rata-rata tingkat umurnya

D.Gifted and Talentad

Gifted                   à Ditandai dengan akademik yang tinggi atau intelektual yang tinggi
Talentad   à Anak yang menonjolkan kecakapan khusus pada bidang tertentu antara                               anak yang satu dengan lainnya.

1.      Gifted
Kemampuan berfikir dengan ditandai IQ yang tinggi (140) dan adanya kecakapan khusus yang menonjol pada satu bidang tertentu, bidang ini tergantung pada bakat bawaan masing-masing anak ( Intelektual/akademik)
2.      Talentad
Hanya kemahiran yang menguasai pada satu bidang khusus saja ( musik, mengarang, drama,melukis,komposer, kepemimpinan sosial dll) atau hal hal mengenai non akademik.


Sunday, March 18, 2012

Ngebolang seharian bersama Syahidah


Minggu, 18 Maret 2012

            Ngebolang seharian bersama syahidah Ü
Jam 10 di pagi yang cerah hari ini, Syahidah datang ke rumah dengan si Beat merahnya yang kebetulan malam kemaren kita memang sudah janjian dari semalam lewat media jejaring social facebook. Memang sih facebook sudah menjadi media komunikasi yang paling ampuh saat ini, bukan sekedar hanya untuk update status bagi yang galau atau ingin share hal yang bermanfaat ke teman-temannya, tapi juga sebagai media komunikasi ampuh setidaknya ketika lagi tidak ada pulsa. Facebook juga sebagai media pembeljaran seperti diskusi dan sebagainya seperti media pembelajaran yang ditawarkan dosen kita. (Upppsss back to topic J).  Jam 10 itu saya sudah selesai dan siap berangkat, ketika Syah datang kita langsung pamit dan berangkat.  Seperti planning kita diawal pagi ini kita akan hunting SLB se-Duren Sawit sekaligus hunting foto, kali aja ada yang bagus dan bisa ikut lomba fotografi kemendiknas hehe. Serelah itu jam 1 kita mau ke Islamic Book Fair di GBK Senayan.
Baiklah ini SLB tujuan kita mencari dimana alamatnya ( haha, udah kaya Ayu Ting Ting dimana~~dimana~~ haha :D ).
1.      SLB Kembar Karya P. Jl. Bunga Rampai III/22
2.      SLB Nusa Indah Jl.Nusa Indah IV Perumnas Klender
3.      SLB Bina Karya Insani Jl. Balai Rakyat I/8
4.      SLB Sinar Kasih Jl. Gading Raya I/7
5.      SLB Kembar Karya P. II Jl. Kapin KM 6 Pondok Kelapa
6.      SLB Kusuma Asih Jl.Penggilingan Raya
Baiklah Langkah pertama  kita mencari SLB yang beralamat paling dekat dulu yaitu di kompleks  perumnas klender dulu. Baiklah kita riding meneglilingi perumnas ke arah pasar. Jalan pertama yang kita temui berarti ke SLB yang itu dulu. Kita akhirnya menemukan jalan Nusa Indah dan menemukan SLB yang pertama yaitu SLB Nusa Indah. Huuuu T_T SLB nya B-C, tujuan utamanya kan mencari SLB D untuk keperluan observasi Tunadaksa. Ya sudahlah, senyum ajalah paling tidak kita tau dimana SLB B-C nya :D. Seperti niat kita dari awal, hunting foto dong :D. Selanjutnya kita mencari SLB yang di Bunga Rampai. Dengan wajah serius dan teliti kita mengamati plang-plang nama jalan disana. Hmm ketemu “Bunga Rampai I , sampai akhirnya  Bunga Rampai III dan SLB nya dapat ditemukan. Waaah Sekolahnya bagus dengan nuansa hijau seperti sekolah-sekolah umumnya. (Hmm tunggu sebentar warna cat sekolah di seluruh Indonesia itu disamakan semua ya? Perasaan itu warna hijau dipakai ketika aku kelas 3 SMA deh? Hmm setelah diperhatikan ternyata semua sekolah-sekolah di Indonesia berubah jadi hijau ? hahaha sudahlah, senyum ajalah ya J.  Back to topic!!).
Selanjutnya kita mencari SLB dengan target selanjutnya adalah kelurahan Pondok Bambu. Baik sekarang kita sedikit agak menyingkir dari perumnas klender Bina Karya Insani, dan Sinar Kasih . Oke, “waah itu kan jalannya deket ama sekolahan Sma gue” kata Syah. Okeh kita kesana. Diperjalan saya melihat asap mengepul-ngepul dari kejauhan diseberang kali banjir kanal timur.  “Syah, hunting project dulu yu”, sambil menunjuk ke arah asap dan tumpukan rongsokan sampah itu.  Okehh, Syah pun meng iyaka , dan kita hunting foto dulu disana. Sepertinya itu daerah digusur yah, apa emang khusus TPS tapi ko ada rumah kardus nya. Hmm persoalan itu mungkin cukup berat jika dikaji.
Setelah hunting foto, kita segera melanjutkan perjalanan mencari jalan Balai Rakyat dan gading raya di pondok bambu. Waah kali ini persoalan mencari alamatnya agak sedikit rumit. Kita harus berputar-putar dulu,tanya sana-sini. Akhirnya diperjalanan mengelilingi pondok bambu kita menemukan sebuah yayasan pembinanaan orang-orang cacat tubuh atau daksa. Kami girang sekali dan mencoba untuk masuk. Oh ternyata ada satpamnya. Kita dipersilahkan masuk dan diantar ke ruangan-ruangan tempat yayasan tersebut, ternyata itu sebuah panti bukan sekolahan. Hmm bagaimana ya dengan tugas kita ya? Hehe Alhamdulillah kita dilayani dengan cara yang sangat baik, bapaknya menunjukan ruangan karya atau keterampilan para penghuni panti. Luar biasa sekali sungguh banyak sekali piala piala dan barang-barang hasil keterampilan orang-prang ini. Meski memilki keterabatasan di tubuh mereka tapi ada suatu hal yang luar biasa yang mereka bisa lakukan. J
Baiklah kami minta izin untuk pamit.
Setelah itu kita akan mencari target selanjutnya SLB di Gading Raya semoga saja SLB ini ada tuna daksanya doaku dalam hati. Kami pun berputar-putar di daerah tersebut sampai akhirnya harus bolak-balik ke lokasi yang sama lagi. Gading raya I ? hmm ternyata alamat ini tidak ada gading raya I, adanya gading raya saja dan gading I. Setelah bertanya kemana-mana akhirnya kami menarik  kesimpulan SLB ini tidak ada bisa jadi karena beberapa kemungkinan, sudah digusur atau alamat penyedia nya salah. Karena orang-orang disekitar pun tidak mengenal akan  keberadaan SLB disana.
Subhanalloh masiih panjang banget..
Istirahat dulu :)


Saturday, March 17, 2012

Ayah untuk Awan dengan sindrom cruzon menyita penglihatan ku

Awan, semasa kecil tepatnya SD saya memang mempunyai hayalan ingin bermain diatas awan putih seperti kapas itu. Kelihatannya empuk seperti kasur. Siang hari sepulang sekolah biasanya saya mengambil sepeda dan tikar setidaknya saya selalu membawa buku pelajaran . Saya pergi ke suatu lapangan,dan berhenti dibawah pohon kecil yang cukup rindang. Mengambil tikar kecil yang tersangkut di goncengan sepedaku dan membentangkannya dibawah pohon itu. Segera badan ini rebahan dan mengambil buku pelajaran untuk dibaca. Tapi seperti biasa, satu paragraf saja buku segera ditutup dan disingkirkan kesamping, segera mata ini melihat lantang ke langit tidak ada satupun benda yang mengahalangi. Di saat itulah saat yang paling menyenangkan bagi saya, saat saat melihat awan putih dengan latar langit yang biru muda, hmm luar biasa ciptaan Alah ini. Yah suatu saat aku ingin tidur di awan itu  pikirku.
Namun beda dengan sekarang. Awan itu sekarang bisa ku sentuh dan bisa ku ajak berinteraksi dan komunikasi sekaligus. Awan ini adalah sebuah nama untuk seorang anak tunanetra sekaligus sedikit mengalami gangguan pendengaran, yang penuh motivasi dan semangat juang yang tinggi untuk kehidupannya. Awan Aditia itulah nama yang diberikan oleh orang tuanya. Ayahnya seorang pensiunan pegawai BUMN dan ibunya seorang pegawai swasta di sebuah PT.  Awan anak sulung dari 2 bersaudara. Lahir di Jakarta 21 Juli 2002. Motivasinya yang tinggi untuk belajar dan bisa menaoaki kehidupoan seperti orang awas lainnya sangat luar biasa. Beruntung sekali Awan punya seorang ayah yang selalu setia menemaninya kemana-mana. Sekolah dan kemanapun. Namun disisi lain sang ayah ingin suatu saat anaknya mandiri dan bisa melakukan hal-hal yang orang awas lakukan sendiri.
Di usia 4 tahun Awan kehilangan penglihatannya dan berangsur-angsur pendengarannya pun jadi berkurang. Orang tuanya pun terkejut dan segera memeriksakan dan berkonsultasi dengan dokter. Awan diantarkan ke seluruh rumah sakit ternama di Jakarta, sampai rumah sakit mata. Namun tidak ada satupun yang menyimpulkan sebenarnya Awan ini mengalami apa? Namun Awan disarankan operasi oleh seorang dokter tapi saat berumur 6 tahun. Saat itu Awan baru berumur 4 tahun. Baiklah orang tua nya pun menunggu untuk 2 tahun dioperasi. Karena ayahnya tidak merasa yakin Awan akan bisa ditangani di Jakarta. Akhirnya Ayahnya membawa Awan ke Surabaya untuk ditangani dengan dokter disana. Kebetulan rumah sakit di Surabaya itu mempunyai hubungan kerja dengan dokter dari Australia. Akhirnya disinilah terungkap bahwa Awan menderita Sindrom Cruzon. Sindrom Cruzon adalah kelainan atau mutasi genetik yang menyebabkan kerangka kepala tidak tumbuh sebagaimana mestinya. Kelainan ini membuat kerangka kepala tidak bisa tumbuh normal dan mengakibatkan bagian wajah tampak rata. Biasanya jarak mata kanan dan kiri agak berjauhan dan menonjol seolah mau keluar. Akibatnya penderita sindroma Crouzon mengalami kesulitan penglihatan dan pendengaran karena letak yang tidak simetri, kurang pendengaran dan ada juga yang tuli, rata-rata hidungnya pesek. Masalah lain adalah kemungkinan bibir sumbing, tidak memiliki langit-langit mulut. Kondisi kelainan ini berbeda dari satu individu dengan individu lain. Namun rata-rata mereka yang menderita Crouzon Syndrome dapat hidup normal dan kecerdasannya pun sama saja dengan manusia normal lainnya. Sama hal nya dengan Awan, tapi dia hanya mengalami keterlambatan dalam pelayanan pendidikan diakibatkan karena harus berjuang kesana kemari untuk mengembalikan penglihatan dan penciuman 

Monday, March 12, 2012

Anak "Gifted" Tak Sekadar Cerdas


Anak "Gifted" Tak Sekadar Cerdas

 Rabu, 18 Agustus 2010 12:36 |   Author: Administrator | 
Seorang anak cerdas istimewa dan berbakat istimewa (CI+BI) atau gifted berbeda dengan anak cerdas. Slamet Rahardjo, budayawan sekaligus pemerhati anak gifted menyampaikan bahwa anak giftedmemiliki kemampuan abstraksi, analisis, dan kreativitas yang jauh luar biasa dibanding anak cerdas.
Dalam dialog kebudayaannya di acara Malam Peduli Anak Duafa Berbakat, Senin (16/8/2010) malam, di Jakarta, Slamet mencontohkan perbedaan anak gifted dengan anak cerdas. "Secara karakteristik mereka (gifted) sangat waspada. Positifnya, cepat mengetahui ada masalah. Negatifnya, senang mengoreksi. Mereka juga memiliki selera humor yang tinggi. Positifnya, mampu menertawakan diri sendiri. Negatifnya, membuat lelucon dengan mengorbankan orang lain," kata Slamet.
Selain itu, seorang anak cerdas, lanjut Slamet akan menjawab pertanyaan dengan benar. Sementara anak gifted akan mempersoalkan suatu pertanyaan. "Anak cerdas berminat dengan sesuatu, namun anak gifted penasaran akan sesuatu," katanya.
Kemudian, anak cerdas memiliki gagasan yang bagus dan populer sementara anak gifted memiliki gagasan yang konyol, aneh, dan di luar keumuman. "Maka anak gifted seringkali menjadi inisiator," ujar Amril Muhammad, pengajar Cugenang Gifted School, sekolah yang dirancang untuk mengkomodasi kebutuhan anak gifted.
Seorang anak gifted bukanlah anak yang rajin belajar, berbeda dengan anak cerdas. Namun hasil ujian mereka selalu bagus. "Ketika ujian, anak cerdas menjawab soal sesuai yang ditanyakan tapi giftedmemperluas konteks jawaban," kata Slamet.
Perbedaan lainnya, anak cerdas menyukai linearitas sementara anak gifted menyukai kompleksitas. Anak cerdas adalah pemerhati yang baik sedangkan anak gifted adalah pengamat yang kritis.
Untuk menguasai materi, anak cerdas membutuhkan 6-8 kali pengulangan sementara gifted hanya butuh 1-2 kali pengulangan. Anak cerdas dapat memahami gagasan orang lain dengan baik sementaragifted membentuk gagasannya sendiri.
Saat anak cerdas menyelesaikan tugas yang diberikan, gifted lebih senang memulai proyeknya sendiri. "Mereka bagus menciptakan sesuatu yang baru," kata Amril.
Kemudian seorang anak gifted, kata Amril, lebih senang bergaul dengan orang dewasa dibanding anak sebaya. Adapun kemampuan anak gifted menurut Amril mencapai 4 kali anak biasa.Mereka memiliki kecerdasan intelektual very superior atau skor IQ di atas 130.
Tingkat kreativitas dan komitmen kerja anak gifted pun luar biasa. Dengan perkembangan motorik yang melebihi anak biasa, gifted memiliki daya serap yang tinggi juga daya lontar yang tinggi.
"Maka mereka cenderung terlihat nakal dan penasaran tinggi, tidak bisa diam," imbuh Amril.
Oleh karena itulah, metode pendidikan bagi anak gifted tidak dapat disamakan dengan anak biasa atau anak cerdas. "Kita memberikan informasi-informasi saja yang dapat mereka akses sendiri," tutur Amril.
Cerdas dan Cerdas Istimewa, Inilah Perbedaannya...
CERDAS
CERDAS ISTIMEWA
Menjawab pertanyaan dengan benar    
Mempersoalkan pertanyaan
Berminat dengan sesuatu                   
Penasaran dengan sesuatu
Menunjukkan perhatian                     
Terlibat emosional, mental, dan fisik
Gagasan bagus, populer                     
Gagasan aneh, konyol, tidak umum      
Bekerja keras agar sukses ujian          
Jarang belajar, hasil ujian bagus
Menjawab soal sesuai pertanyaan       
Memperluas konteks pertanyaan
Suka linearitas                                   
Gemar kompleksitas
Pemerhati yang baik                           
Pengamat yang kritis, bawel
Mendengarkan penuh minat                 
Menyimak untuk siap berdebat
6-8 kali pengulangan materi                 
Cukup 1-2 kali pengulangan
Memahami gagasan orang lain             
Membentuk gagasan sendiri
Senang berteman dengan sebaya          
Bergaul dengan orang dewasa
Menarik kesimpulan                            
Mempertanyakan keputusan
Menyelesaikan tugas yang diberikan      
Memulai proyek sendiri     

            Cerdas dengan cerdas istimewa memang merupakan suatu hal yang berbeda. Berdasarkan penjelasan artikel diatas saya menangkap bahwa anak cerdas itu tipikal anak yang lebih suka menyelesaikan suatu permasalahan yang telah dikonsep.
Sedangkan anak cerdas istimewa atau anak gifted adalah tipikal anak yang lebih cendrung membuat gagasan sendiri atau mengkonsep. Hal itu tentu suatu hal yang sangat berbeda. Secara harfiahnya dua jenis anak ini mempunyai umur yang sama.
 Anak – anak akan melakukan hal-hal yang umum seperti mengerjakan tugas tepat waktu dan pekerjaan anak-anak lainnya. Sedangkan anak gifted ini akan membuat suatu tugas baru yang dia ciptakan sendiri. Anak gifted ini telah mampu melakukan hal-hal yang seharusnya dilakukan oleh orang yang dewasa yang berumur jauh lebih tua. Bahkan mungkin lebih pintar.

            Berdasarkan pembahasan dari artikel diatas, dari segi positifnya anak gifted jika diberikan suatu pelayanan yang sesuai dengan kemampuannya mereka akan menjadi suatu aset yang istimewa dan mungkin bisa akan menjadi ahli dalam suatu bidang, atau ilmuan. Hal ini harus dimanfaatkan oleh negara kita , bisa jadi anak cerdas istimewa ini menjadi orang pertama ilmuan dari Indonesia.
Segi positifnya yang lain, anak gifted cendrung lebih kritis dan tingkat keingintahuannya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Dengan sifat ini pola pikir anak gifted akan berbeda dari anak cerdas umumnya. Gifted akan cendrung lebih fokus dan mengkaji lebih dalam , menelusuri sebab dan bagaimana proses terjadinya sesuatu dan lain sebagainya. Berbeda dengan anak cerdas mereka hanya mempelajari yang telah ada.
Anak gifted ini akan membuat proyek sendiri yang pada anak seusianya belum sanggup untuk membuatnya.  Lainnya anak gifted mempunyai kemampuan jauh diatas usia nya sehingga anak gifted menyerupai sifat orang dewasa , berdasarkan cara pemikirannya , penalarannya.  Oleh karena itu anak gifted lebih cendrung bergaul dengan orang dewasa daripada teman sebayanya. Bisa jadi karena mereka merasa lebih cocok dengan pemikiran orang dewasa karena kemajuan usia mentalnya yang jauh lebih maju dari usia lahirnya.  Berdasarkan pembahasan diatas anak gifted ini bahkan mempunyai kemampuan intelegency 4 kali diatas IQ anak-anak seusianya, mereka memiliki IQ very superior  atau diatas 130. 
Anak cerdas  istimewa ini harus dikembangkan sesuai dengan kebutuhannya, bisa jadi mereka akan membenahi Indonesia kedepannya. Karena menurut pembahasan artikel diatas anak ini mempunyai komitmen kerja yang tinggi.
            Dampak buruknya anak gifted cendrung emosional dan egois. Mereka ingin memaksakan pendapat sendiri. Suka mengamuk dan merasa terasingkan. Karena mereka berbeda dari dua sisi kehidupan. Mereka berbeda dengan anak-anak seusianya karena usia mentalnya yang jauh dari usia kalendernya. Namun jika digabungkan dengan orang dewasa mereka juga berbeda karena mereka belum bisa dikatakan dewasa, dengan usia kanak-kanak.
            Pemikirannya yang kritis,tidak masuk akal dan konyol, gagasan aneh dan tidak umum tidak jarang ditolak bagi orang-orang yang tidak mengerti sehingga anak ini akan merasa rendah, tidak berharga yang akan membuat potensi dalam diri mereka ini mati dan bahkan akan menjadi jauh lebih buruk dari hal sewajarnya. Oleh karena saya setuju sekali dengan pendapat Amril , metode pendidikan bagi anak gifted tidak dapat disamakan dengan anak biasa atau anak cerdas” . Karena anak ini bukan hanya sekedar cerdas yang dipaparkan diatas, mereka cerdas istimewa. Istimewa dari anak cerdas umumnya.
Cerdas karena sudah pada hakikatnya diberikan oleh Tuhan dan harus dioptimalkan agar dapat terealisasi dengan baik dan berguna.
Sumber :
PUSDIKLAT Perindustrian-Kementrian Perindustrian Republik Indonesia


Followers